Minggu, 16 Desember 2018

Mengupas Usaha Penjualan Benih dan Bibit Tanaman di Perkotaan

Assalamualaikum teman-teman
gimana kabarnya nih, kali ini saya mau posting tentang penjualan benih dan bibit tanaman.
saya melakukan wawancara ini bersama teman saya Galuh
jadi yuk baca dan simak informasi apa aja sih yang kami dapat dari hasil wawancara ini...
Kami berkesempatan untuk melakukan wawancara dengan salah satu pegawai yang kebetulan pada saat itu sedang bertugas, yakni Pak Jono (39thn). Beliau menjelaskan, bahwa usaha tersebut adalah salah satu cabang penjualan dari perusahaan TRUBUS. Untuk usaha di daerah itu sendiri, sudah ada dari tahun 2008. Namun, Pak Jono baru bekerja di tempat itu sejak tahun 2013. Menurut penjelasan beliau, dari TRUBUS sendiri melakukan rolling (Pergantian Tempat Tugas Pegawai) secara rutin. Oleh karenanya, beliau dapat dikatakan sudah cukup lama dalam menjaga usaha pertanian di daerah tesebut.
Kami melakukan wawancara dengan mengajukan pertanyaan seperti berapa banyak benih yang dijual dan disediakan, apakah ada perilaku khusus terhadap benih, apa benih yang paling diminati konsumen, dan bagaimana cara merawat dan menjaga setiap aspek dari bahan yang diperjualbelikan, serta banyak hal yang kami tanyakan.
Merangkum dari semua pertanyaan tersebut, kami mendapati beberapa hal, yakni diantaranya :




Majalah tentang Pertanian yang ditampilkan
1.) Apa saja yang diperjualbelikan di usaha tersebut?
Usaha ini, menjual berbagai perlengkapan pertanian perkotaan (kit hidroponik, vertikultur, rockwool, pompa, pot, pupuk organik dan anorganik, majalah trubus, gembor, dsb), benih tanaman sayuran daun dan buah, bibit tanaman buah dan tanaman hias.
2.) Barang atau Bahan apa saja yang paling diminati konsumen?
Umumnya yang paling sering dibeli oleh konsumen adalah pupuk (Urea, NPK), bibit tanaman hias, gembor, dan kit Hidroponik.


Benih Tanaman dari berbagai macam merek
3.) Merek benih apa saja yang tersedia di tempat ini?
Banyak merek benih yang tersedia, dari benih Panah Merah, Jawara, Bintang Asia, Pendagro, dan lain- lain, bahkan ada benih yang import dari China, untuk benih tanaman sayur buah.

4.) Benih tanaman apa saja yang disediakan di tempat ini?
Terdapat benih tanaman sayur daun seperti pakcoy, caisim, selada dan tanaman sayur buah seperti tomat, cabai, mentimun.
5.) Apakah ada perlakuan khusus terhadap benih yang dijual?
Secara umum benih yang dijual tidak ada perlakuan khusus, hanya disimpan dan ditampilkan di rak seperti biasa dan dalam keadaan suhu ruangan. Sedangkan bibit tanaman kami hanya melakukan penyiraman dan pemupukan secara rutin seperti biasa.
6.) Bagaimana apabila benih rusak atau kadaluarsa?
Benih yang rusak dan kadaluarsa akan dikembalikan ke distributor TRUBUS dan akan diganti dengan yang baru. Kantor Pusat TRUBUS akan melakukan cek rutin pada tiap bulan untuk memastikan kualitas benih.
7.) Berapa banyak pegawai yang bekerja dalam sehari di tempat ini?
Pegawai yang berjaga terdapat 3 orang yang memiliki tugas masing – masing, seperti memantau keadaan benih, menyiram tanaman, mengatur etalase, mengurusi keuangan dan lain – lain.
8.) Tanaman apa saja yang diminati konsumen?
Bibit tanaman jambu air dan mangga yang sering dibeli oleh pelanggan. Biasanya tanaman yang dibeli itu hasil pilihan dari konsumen.
9.) Benih apa saja yang sering dicari oleh konsumen?

Benih yang paling laku adalah benih tanaman sayur daun, khususnya caisim, dan pakcoy, merek East West (Panah Merah) dan Jawara.
10.) Seberapa sering pelanggan yang datang ke tempat ini?
Cukup jarang, namun bila sekali berbelanja, pelanggan biasanya membeli dalam jumlah banyak. Contohnya membeli kit hidroponik dan segala keperluannya, seperti benih, perlengkapan, dll.
Data wawancara tersebut kemudian kami olah untuk referensi kami terhadap praktik perlakuan benih di lapangan. Berdasarkan teorinya, benih memiliki kualitas yang dapat ditentukan dengan melakukan uji viabilitas dan vigor pada benih. Benih yang baik dan normal memiliki viabilitas yang tinggi. Oleh karena itu, perlakuan seperti penyimpanan dapat mempengaruhi kualitas benih yang dijual. Pada dasarnya, kemasan benih dapat mempertahankan kualitas benih, namun diperlukan pula tindakan tertentu seperti menaruh kemasan benih dengan benar (tidak di tempat yang lembab maupun terkena pancaran sinar matahari langsung dalam waktu yang lama).
Demikianlah, informasi dari wawancara kami dengan pegawai usaha pertanian TRUBUS.

Terima kasih, sampai jumpa lagi di postingan selanjutnya
see you next time ya teman-teman. 

Kenapa Harus Partenokarpi

Mengapa harus ada partenokarpi? Dan apa itu partenokarpi?               Istilah partenokarpi ini sebenarnya pertama kali diperke...