Cuaca
sebagai faktor pembatas pertumbuhan tanaman
Ø Pertumbuhan
dan perkembangan tanaman bergantung pada faktor genetik dan faktor lingkungan
Ø Faktor
lingkungan terdiri dari iklim, cuaca, suhu, kelembaban, radiasi matahari,
angin, tanah, dll
Ø Kerusakan
atau perubahan yang terjadi pada salah satu faktor/unsur akan mempengaruhi
pertumbuhan dan perkembangan tanaman
Ø Perubahan
iklim yang terjadi beberapa tahun terakhir menyebabkan dampak negatif yang
cukup serius terhadap produksi tanaman
Unsur-unsur Cuaca yang Mempengaruhi Pertumbuhan Tanaman
- Radiasi Matahari
- Suhu
- Panjang hari
- Curah hujan
Radiasi
Matahari sebagai Sumber Energi Utama
bagi Tanaman
Pengaruh radiasi surya pada tanaman dapat dikelompokkan :
1) Proses Foto-energi, yaitu fotosintesis
2) Proses foto-stimulus, yaitu :
a) Proses penggerakan
b) Proses pembentukan, seperti pemanjangan
batang, perluasan daun, pemb entukan pigmen, kloropil dsb.
Radiasi
Matahari sebagai Sumber Energi Utama
bagi Tanaman
•
Hasil Fotosintesis sangat tergantung
cahaya yang diserap oleh tanaman
•
∑ cahaya yang diperlukan oleh kelapa sawit
: 1400 µ mol m-2 s-1, tetapi hanya 60% yang digunakan.
•
Rata-rata net fotosintesis kelapa
sawit 23 µ mol m-2 s-1 > kelapa
•
Semakin tinggi cahaya yang diabsorpsi oleh
daun, akan semakin tinggi net fotosintesisnya
SUHU
Ø Berpengaruh pada laju proses metabolisme, perkembangan
tanaman: perkecambahan, pertumbuhan daun, inisiasi organ reproduktif.
Ø Suhu
tanaman tinggi umumnya berada pada kisaran suhu tanah dan atmosfer, laju
pertumbuhan tanaman serealia mempunyai suhu dasar 10oC (sebagai suhu
dasar pada pertumbuhan tanaman jagung).
Ø Pengaruh
pertumbuhan tanaman bervariasi tergantung pada temperatur pertumbuhan
Ø Suhu
daun mempengaruhi tinggi rendahnya net fotosintesis
Ø Peningkatan
suhu dari minimum ke optimum : absorpsi dan konsentrasi CO2 dalam sel , konduktansi mesofil dan kapasitas
fotosintesis , net fotosintesis
Ø Suhu
daun optimum berbeda antar spesies
Ø Suhu
daun optimum pada kelapa sawit : 27,5 – 33 0C (Hong&Corley 1976)
Panjang
Hari (Fotoperiodisme)
•
Kemampuan tanaman untuk tumbuh dan
berkembang dipengaruhi oleh lamanya tanaman tersebut menerima cahaya (panjang
hari)
•
Perbedaan panjang hari disebabkan oleh
perbedaan lintang
•
Terlihat jelas pada negara sub tropis
•
Tidak terlihat jelas pada area tropis
Berdasarkan
panjang hari, tanaman terbagi menjadi 4 kelompok :
- Tanaman hari pendek à penyinaran < 12 jam (krisan, jagung, kedelai, anggrek, dan bunga matahari)
- Tanaman hari panjang à penyinaran 14-16 jam (kembang sepatu, bit gula, selada, dan tembakau
- Tanaman hari sedang à penyinaran 12 jam (kacang-kacangan dan tebu)
- Tanaman hari netral à tidak terpengaruh oleh lama penyinaran (tomat dan padi)
Curah
Hujan
•
Mempengaruhi pola tanam, pertumbuhan
tanaman
•
Besarnya curah hujan akan menentukan
persediaan air bagi tanaman
•
Kebutuhan air tanaman berbeda antar
tanaman dan setiap fase pertumbuhan
•
Oldeman menghitung kira-kira curah hujan 100mm/bln cukup untuk
tanaman palawija, sedangkan tanaman padi sawah sebesar 200mm/bln
Kebutuhan
Air Tanaman
•
Kebutuhan
air tanaman umumnya meningkat dengan makin meningkatnya pertumbuhan tanaman
maksimum, kemudian menurun kembali sampai panen
•
Kebutuhan air maksimum umumnya terjadi
pada fase vegetatif dan menurun pada fase generatif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar