Sabtu, 23 Desember 2017

Hubungan antara Cuaca dan Produksi Tanaman



Cuaca sebagai faktor pembatas pertumbuhan tanaman
Ø  Pertumbuhan dan perkembangan tanaman bergantung pada faktor genetik dan faktor lingkungan
Ø  Faktor lingkungan terdiri dari iklim, cuaca, suhu, kelembaban, radiasi matahari, angin, tanah, dll
Ø  Kerusakan atau perubahan yang terjadi pada salah satu faktor/unsur akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman
Ø  Perubahan iklim yang terjadi beberapa tahun terakhir menyebabkan dampak negatif yang cukup serius terhadap produksi tanaman

Unsur-unsur  Cuaca yang Mempengaruhi Pertumbuhan Tanaman
  1. Radiasi Matahari
  2. Suhu
  3. Panjang hari
  4. Curah hujan

Radiasi Matahari sebagai Sumber Energi Utama  bagi Tanaman
Pengaruh radiasi surya pada tanaman dapat dikelompokkan :
1)  Proses Foto-energi, yaitu fotosintesis
2)  Proses foto-stimulus, yaitu :
a)  Proses penggerakan
b)  Proses pembentukan, seperti pemanjangan batang, perluasan daun,  pemb entukan pigmen, kloropil dsb.

Radiasi Matahari sebagai Sumber Energi Utama  bagi Tanaman
         Hasil Fotosintesis sangat tergantung cahaya yang diserap oleh tanaman
         ∑ cahaya yang diperlukan oleh kelapa sawit : 1400 µ mol m-2 s-1, tetapi hanya 60% yang digunakan.
         Rata-rata net fotosintesis kelapa sawit 23 µ mol m-2 s-1 > kelapa
         Semakin tinggi cahaya yang diabsorpsi oleh daun, akan semakin tinggi net fotosintesisnya
SUHU
Ø  Berpengaruh pada laju proses metabolisme, perkembangan tanaman: perkecambahan, pertumbuhan daun, inisiasi organ reproduktif.
Ø   Suhu tanaman tinggi umumnya berada pada kisaran suhu tanah dan atmosfer, laju pertumbuhan tanaman serealia mempunyai suhu dasar 10oC (sebagai suhu dasar pada pertumbuhan tanaman jagung).
Ø   Pengaruh pertumbuhan tanaman bervariasi tergantung pada temperatur pertumbuhan
Ø  Suhu daun mempengaruhi tinggi rendahnya net fotosintesis
Ø  Peningkatan suhu dari minimum ke optimum : absorpsi dan konsentrasi CO2 dalam sel   , konduktansi mesofil dan kapasitas fotosintesis    , net fotosintesis
Ø  Suhu daun optimum berbeda antar spesies
Ø  Suhu daun optimum pada kelapa sawit : 27,5 – 33 0C (Hong&Corley 1976)

Panjang Hari (Fotoperiodisme)
         Kemampuan tanaman untuk tumbuh dan berkembang dipengaruhi oleh lamanya tanaman tersebut menerima cahaya (panjang hari)
         Perbedaan panjang hari disebabkan oleh perbedaan lintang
         Terlihat jelas pada negara sub tropis
         Tidak terlihat jelas pada area tropis
Berdasarkan panjang hari, tanaman terbagi menjadi 4 kelompok :
  1. Tanaman hari pendek à penyinaran < 12 jam (krisan, jagung, kedelai, anggrek, dan bunga matahari)
  2. Tanaman hari panjang à penyinaran 14-16 jam (kembang sepatu, bit gula, selada, dan tembakau
  3.  Tanaman hari sedang à penyinaran 12 jam (kacang-kacangan dan tebu)
  4.  Tanaman hari netral à tidak terpengaruh oleh lama penyinaran (tomat dan padi)

Curah Hujan
         Mempengaruhi pola tanam, pertumbuhan tanaman
         Besarnya curah hujan akan menentukan persediaan air bagi tanaman
         Kebutuhan air tanaman berbeda antar tanaman dan setiap fase pertumbuhan
         Oldeman menghitung kira-kira curah hujan 100mm/bln cukup untuk tanaman palawija, sedangkan tanaman padi sawah sebesar 200mm/bln
Kebutuhan Air Tanaman
         Kebutuhan air tanaman umumnya meningkat dengan makin meningkatnya pertumbuhan tanaman maksimum, kemudian menurun kembali sampai panen
         Kebutuhan air maksimum umumnya terjadi pada fase vegetatif dan menurun pada fase generatif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kenapa Harus Partenokarpi

Mengapa harus ada partenokarpi? Dan apa itu partenokarpi?               Istilah partenokarpi ini sebenarnya pertama kali diperke...