Perlunya Distribusi Pertanian Organik yang Lebih Baik Untuk Indonesia Lebih Sehat
Pertanian Organik, kini mulai diminati oleh berbagai kalangan masyarakat di Indonesia. Hal ini dikarenakan adanya tren gaya hidup yang sehat, dimana sudah semakin banyak kalangan masyarakat indonesia yang mulai paham atau mengerti bagaimana caranya hidup yang sehat. Maka dengan pesatnya tren hidup sehat, masyarakat mulai paham bagaimana cara hidup sehat dengan cara berolahraga yang teratur bahkan pemilihan makanan yang dikonsumsi sehari-hari yang benar-benar sangat diperhatikan. Konsumsu sayuran organik dan buah organik mulai jadi tren di kalangan masyarakat Indonesia.
Maka pelaku pertanian organik di Indonesia kini semakin terbuka, hal ini bukan hanya karena bernilai ekonomis yang tinggi, tapi dikarenakan pertanian organik penting untuk perbaikan ekosisitem pertanian yang kian rusak terpapar bahan sintetik atau kimiawi seperti pestisida. Menurut para pelaku petani organik menjelaskan bahwa pertanian organik ini akan membuat tanaman lebih sehat dan subur bahkan tidak akan mudah terserang oleh hama dan penyakit. Dikarenakan tanah yang ditanami oleh tanaman tersebut akan semakin subur karena adanya penambahan bahan organik dimulai dari pupuk organik yang diberikan pada tanah tersebut, maka dengan keadaan tanah tersebut berada dalam keadaan yang subur akan menyebabkan tanaman diatas akan menyababkan unsur hara yang sangat baik dan mikroorganisme pun akan terjaga karena mikroorganisme merupakan penjaga keseimbangan ekosistem.
Sejalan dengan pertanian organik yang sudah banyak diminati oleh masyarakat, maka pendistribusian dalam pertanian organik tentunya harus baik. Karena distribusi merupakan langkah yang sangat rumit jika tidak dilakukan dengan benar. Jangan sampai pertanian organik dilakukan oleh para tengkulak, karena harga yang dipasarkan akan sangat mahal karena harga hasil pertanian organik cukup memiliki harga yang sangat menjanjikan jika dijual secara langsung. Salah satu distributor yang memudahkan petani organik untuk mendistribusikan secara langsung ke konsumen adalah dengan melalui LOFMart. LOFMart atau Local Organic Fresh Mart hadir langsung mengusung e-commerce yang khusus menjual sayuran organik.
LOFMart didirikan oleh Tantyo Bangun sebagai Direktur. Ia
sebelumnya pernah menjabat Pemimpin Redaksi National Geographic Indonesia dan
saat ini juga menjabat Ketua Yayasan IAR (International Animal Rescue)
Indonesia. LOFMart didirikan bersama dua orang kawannya, Dr. Lelitasari ahli
kesehatan dan keselamatan kerja dan Ita Budhi yang berlatar belakang seorang
akuntan. LOFMart ini bertekad untuk menjadi penghubung langsung antara jaringan
petani organik dengan pelanggan. Dari segi pasar sendiri LOFMart melihat bahwa
kebutuhan akan produk organik meningkat dengan pesat baik dari konsumen yang
peduli ataupun mereka yang membutuhkan karena kondisi bersyarat, seperti
penderita autisme atau kanker
LOFMart meluncur 22 April 2014 bertepatan dengan Hari Bumi
dengan bendera PT Jejaring Hijau Indonesia. LOFMart berdiri di dua sisi. Sisi
pertama bersifat non profit yang fokus di pembinaan petani melalui Yayasan
Jejaring Lestari Indonesia. Di sisi lain, PT Jejaring Lestari Indonesia sebagai
distibutor bersifat profit. Tantangan yang dihadapi LOFMart untuk pasokan dari
petani adalah melepaskan petani yang terjerat dalam sistem pertanian kimiawi
yang lumayan sulit, dan disinilah kegiatan non-profit yang dilakukan oleh
LOFMart. Pemasaran yang dilakukan sekarang belum banyak dilakukan karena harus
menyesuaikan dengan pasokan. penjualan biasanya ditawarkan langsung ke
perumahan-perumahan dan perkantoran, serta kepada komunitas yang sadar dengan
gaya hidup yang sehat dengan cara organis.
Maka dengan adanya sistem distribusi yang dilakukan salah
satunya oleh LOFMart sangat membantu para petani organik tersebut. karena yang
dilakukan oleh LOFMart adalah mengunjungi petani secara langsung. Bahkan tidak
hanya itu, mereka pun melakukan pelatihan pertanian organik secara langsung
karena untuk mendapatkan pasokan lebih dari petaninya.